AFAID 2016 : Livetune+ Jakarta kota yang sangatlah menarik


_dk_2063

Anime festival Indonesia yang telah memasuki tahun ke 5 nya kembali sukses menghibur puluhan ribu pecinta budaya pop asal jepang yang ada di Indonesia. Anime Festival Indonesia tahun 2016 yang baru saja berakhir ini kembali membawa kejutan demi kejutan untuk menghibur para pecinta budaya pop asal jepang.

Kali ini dengan membawa banyak guest star ataupun anisong singer yang belum pernah mengunjungi Indonesia sebelumnya. Anime Festival Asia Indonesia 2016 kali ini membawa lebih dari 8 artis dari berbagai bidang, yang khusus datang untuk menghibur para pecinta budaya pop negeri sakura ini. Ditemui beberapa saat sebelum dimulainya acara ini dalam sebuah press conference direktur utama sozo mengakui bahwa Indonesia telah menjadi sebuah pasar yang luar biasa bagi mereka dan ingin memberikan lebih banyak lagi bagi para penggemarnya di Indonesia.

Dengan guest star yang berlimpah dan program acara yang cukup padat,serta panggung acara yang sampai mencapai tiga kegiatan utama. Maka tidak salah anime festival asia Indonesia menjadi salah satu acara pop culture terbesar di Indonesia. Salah satu segmen acara yang sangat menarik perhatian para penggemar japan pop culture di Indonesia yaitu I Love Anisong. Acara yang diisi oleh penyanyi-penyanyi Anisong asal negeri sakura ini menjadi salah satu acara yang paling ditunggu oleh para penggemarnya.

livetune

Cosplay Jakarta mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan sempat menanyakan beberapa pertanyaan kepada Livetune+ yang kami temui dalam suatu press meet di hotel holiday inn express Jakarta international expo kemayoran. Ditemui sebelum konsernya Livetune+ mengaku cukup tegang dan tidak sabar untuk melakukan konser di hadapan para penggemarnya di Indonesia apalagi dirinya mengakui ini adalah performance pertamanya di public Indonesia.

Kepada Cosplay Jakarta Livetune+ mengakui bahwa Jakarta adalah sebuah kota yang menarik dan aktif. Walaupun masih sedikit lelah dan tidak sempat berkeliling ke berbagai tempat di kota Jakarta. Cosplay Jakarta juga menanyakan apakah Livetune+ juga berminat untuk mengexplorasi genre music mereka bukan hanya dari segi genre modern seperti vocaloid namun juga kearah genre traditional fusion mungkin seperti Enka. Livetune+ djkz menuturkan bahwa saat ini dirinya belum berpikir jauh ke arah sana terutama untuk kolaborasi dalam genre seperti ini. Apalagi genre traditional untuk diffusion juga cukup sulit. Namun apabila dirinya diminta dan diberikan kesempatan untuk hal tersebut kenapa tidak. Dirinya juga menambahkan bahwa dia berharap dan meyakini bahwa saat melakukan project tersebut juga dia akan tetap bisa memberikan sebuah music yang menarik. Tutur dj dengan ciri khas topi cowboy ini.

Bekerja dengan begitu banyak artis dan project pasti cukup menantang bagi livetune+ khususnya djk’zs ehingga cosplay Jakarta juga menanyakan darimana bisa mendapatkan inspirasi untuk tetap membuat sesuatu yang baru dan unik. Menurut djkz bahwa yang pertama harus dia lakukan adalah memahami warna vocal untuk artis yang akan ditanganinya karena hal ini sangat penting. Terutama kecocokan denganw arna vocal music yang dibuat oleh djkz itu sendiri. Karena dia harus membuat sebuah karya yang cocok dengan warna vocal setiap artis yang ditanganinya. Dan yang kedua terpenting adalah komunikasi dengan artis yang ditanganinya sehingga mudah terjadi kecocokan untuk membuat sebuah lagu.

Mereka menutup press meet dengan sebuah harapan agar music mereka dapat dicintai oleh semua orang khususnya public Indonesia. Dirinya jugaberharap agar musicnya dibeli oleh penggemarnya secara legal di Indonesia. Say no to piracy

Photo concert courtesy of AFA ID 2016 team
Photo interview by yonanda, bagas, benaya
Journalist benaya

+ There are no comments

Add yours